1
Marja' al-Yaqubi

Tabligh (penyampaian) dan dakwah Islam hanya dapat terwujud ketika Hauzah menjalankan perannya dengan menyebarkan ilmu, kesadaran, dan wawasan di tengah masyarakat

Tabligh (menyampaikan risalah) adalah tugas dan kewajiban para nabi (semoga keselamatan atas mereka) {Orang-orang yang menyampaikan risalah-risalah Allah, takut kepada-Nya dan tidak takut kepada seorang pun selain Allah. Cukuplah Allah sebagai Pembuat perhitungan}. Berdasarkan hal itu, para penuntut ilmu agama hendaknya meneladani mereka, bersikap berani, dan membebaskan diri dari belenggu kebiasaan yang kini telah lazim namun tidak memiliki dasar yang sah - bahkan bertentangan dengan perilaku para Maksum (semoga keselamatan atas mereka) dan teladan banyak ulama yang mengamalkan ilmunya, menyampaikan kebenaran, dan tulus kepada Allah, Yang Mahasuci lagi Mahatinggi, tanpa memandang selain Allah Yang Mahakuasa - sehingga nama mereka terkenang abadi. Segala ucapan yang dilontarkan, atau mungkin dilontarkan, untuk melemahkan tekad hauzah atau membenarkan keengganannya menjalankan tugas tabligh, hanyalah godaan setan: {Sesungguhnya itu hanyalah setan yang menakut-nakuti kamu dengan teman-teman setianya. Maka janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku jika kamu orang-orang yang beriman}

Marja' al-Yaqubi